Assalamualaikum wr. wb
Good morning and best wishes for u!
The honorable Mr. . . . . . . . . . . . . . . . . . . as Principal of SMP AN-NIZAM MEDAN
The honorable Mr. Mrs. Teachers and Staff
And my beloved friend
Let us pray and praise Gratitude to Allah SWT who has given his mercy and grace to all of us, so that we can gather in this room in a healthy state. Do not forget praise and greetings we convey to our great prophet Muhammad SAW who always pray for his people to the goodness and salvation. Thank you for the opportunity that has been given to me to deliver a speech with the theme the role of young people in filling the independence of Indonesia.
Ladies and Gentlemen,
Today we are celebrating our country’s independence day. The independence that we can fell at this time does not mean that we have finished the struggle. Instead at this point we have to fight to defend the independence of Indonesia. We as Indonesian people, especially the young generation has a very important role for the progress and peace of our country because the young generation is spearheading of our nation’s struggle today. However, in reality, the young generation now mostly being individualism, being hedonism, and has low nationalism spirit. Surely this is a huge problem for our nation, what will happen to our nation, if the young generation is already lost values of noble character and spirit to live and work together and help each other.
Ladies and Gentlemen,
The spirit of nationalism in the young generation is very important. The spirit of nationalism can establish awareness and loyalty to the nation and the country regardless of their ethnicity, race and religion. By having the spirit of nationalism we can establish harmony among the people. That is why we must not remain silent with what happened to the young generation of today. Therefore, the spirit of nationalism should we inject into the souls of our young generation. By raising the encouragement to them and giving them motivation to young. This is becoming important because the young generation is the next generation who will be cantilever of Indonesian nation.
Ladies and Gentlemen,
By the nationalism spirit, we as the young generation can continue the heroes ‘struggle who have served us well. If they had fought with weapons, we struggled with books and stationery to fight for Indonesian nation. We must always be active and always optimistic to provide the best for our beloved homeland. That is all we can achieve by learning, having achievement, scenting Indonesian name in the world and filling the independence of Indonesia as the best as you can do with high spirit of nationalism and patriotism.
Ladies and Gentlemen,
We must believe that we as a young generate will be successors are able to give change for this beloved nation. Good luck, work hard to be a better young generation for the future of our nation and our own future.
Ladies and Gentlemen,
I think what I say is enough. If there are mistakes in this short speech, I apologize. The last I say thank you for your attention.
Long live my Indonesia!
Wassalamualikum wr .wb.
+++++++++++++++++++++++
ARTINYA
Assalamualaikum Warakhmatullahi Wabarakkatuh
Selamat pagi dan salam sejahtera
Yang Terhormat Kepada Bapak . . . .. . . . . . . . . . Kepala Sekolah SMP AN-NIZAM MEDAN
Yang Terhormat Kepada Bapak Ibu Guru dan Staff Karyawan Sekolah
Dan Tak lupa kepada teman teman yang saya sayangi
Marilah kita panjatkan puja dan puji Syukur terhadap Allah SWT. Yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul di ruangan ini dalam keadaan sehat wal afiat. Tidak lupa sholawat serta salam kita sampaikan kepada nabi besar kita Nabi Muhammad SAW. Yang selalu mendoakan umatnya ke jalan kebaikan dan keselamatan. Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan sebuah pidato yang bertemakan peran generasi muda dalam kemerdekaan Indonesia.
Hadirin yang berbahagia,
Hari ini kita sedang merayakan hari kemerdekaan Negara kita.
Kemerdekaan yang telah kita dapat saat ini bukan berarti perjuangan kita telah selesai. Justru saat inilah kita harus berjuang untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia. Kita sebagai bangsa Indonesia, khususnya para generasi muda memiliki peran yang sangat penting untuk kemajuan dan ketentraman Negara kita ini karena generasi muda adalah ujung tombak perjuangan bangsa kita saat ini. Namun, faktanya para Generasi Muda sekarang kebanyakan bersikap individualime, bersikap hedonisme (hura hura), dan memiliki jiwa nasionalisme yang rendah. Tentunya ini merupakan masalah yang besar bagi bangsa kita, apa jadinya bangsa kita ini jika generasi mudanya saja sudah kehilangan nilai-nilai budi pekerti yang luhur serta semangat untuk hidup bergotong royong dan saling membantu antar sesama.
Hadirin yang berbahagia,
Semangat Nasionalisme pada generasi muda sangatlah penting. Semangat nasionalisme dapat membentuk kesadaran dan kesetian terhadap bangsa dan negara tanpa memandang suku, ras dan agama.Dengan adanya semangat nasionalisme kita dapat menjalin kerukunan antar rakyat. Kita tidak boleh berdiam diri dengan apa yang terjadi pada generasi muda saat ini. Oleh karena itu, semngat nasionalisme harus kita tanamkan ke dalam jiwa-jiwa para generasi muda kita. Dengan cara membangkitkan semangat pada mereka dan memberi motivasi terhadap generasi muda. Hali ini menjadi penting dilakukan karena Generasi muda lah yang akan menjadi penompang bangsa Indonesia.
Hadirin yang berbahagia,
Dengan semangat nasionalisme yang tinggi, kita sebagai para geerasi muda dapat melanjutkan perjuangan pahlawan-pahlawan yang telah berjasa bagi kita. Kalau mereka dulu berjuang dengan senjata, kita berjuang dengan buku dan alat tulis untuk memperjuangkan bangsa Indonesia. Kita harus selalu bersemangat dan selalu optimis untuk memberikan yang terbaik untuk tanah air tercinta. Hal tersebut dapat kita wujudkan dengan belajar, berprestasi serta mengharumkan nama bangsa dan mengisi kemerdekaan Indonesia dengan sebaik baiknya dan semangat nasionalisme dan patriotisme yang tinggi dalam diri kita.
Hadirin yang berbahagia,
Yakinilah bahwa kita sebagai generasi muda penerus bangsa mampu memberikan perubahan untuk bangsa tercinta ini. Selamat berjuang, semangat belajar untuk menjadi generasi muda yang lebih baik untuk masa depan bangsa kita dan masa depan kita sendiri.
Hadirin yang berbahagia,
Saya rasa apa yang saya sampaikan cukup sampai di sini. Apabila terdapat kesalahan-kesalahan dalam menyampaikan pidato singkat ini, saya mohon maaf. Terimakasih atas perhatiannya.
Dirgahayu IndonesiaKu!
Wasalammualaikum Warahmatullahi wabarakaatuhh
dikutip dari blog sbb:
http://www.belajarbahasainggrisku.com/2015/01/contoh-pidato-bahasa-inggris-tentang-hari-kemerdekaan-beserta-artinya.html
PANTANG MENYERAH . . . PASTI BISA ! ! !
Minggu, 14 Agustus 2016
Kamis, 11 Agustus 2016
Anakku Lulus di USU
Hari itu Minggu 31 Juli 2016 . . . 15 menit menjelang magrib.
Pengumuman kelulusan itu menyentakkan kami,
Hentakan yang membangunkan keheningan . . ., kebingunan . . ., dan ketidak percayaan yang menyelimuti selama ini.
Ternyata bahwa. . . Nasibmu memang benar ada ditanganmu.
Bahwa kerja kerasmu . . . pasti akan membuahkan hasil.
Bahwa benar selama ini engkau hanya menggunakan sebagian kecil saja dari kemampuanmu yg kau miliki didalam dirimu. Kemampuan itu sedang menunggumu untuk kau eksplorasi . . .
Engkaulah sebenarnya penunggang kuda Nasibmu . . .
Terbayar sudah kelelahan itu, penat dan jenuh, hening dan galau . . .
Anakku lulus di USU . . . Alhamdulillah
Pengumuman kelulusan itu menyentakkan kami,
Hentakan yang membangunkan keheningan . . ., kebingunan . . ., dan ketidak percayaan yang menyelimuti selama ini.
Ternyata bahwa. . . Nasibmu memang benar ada ditanganmu.
Bahwa kerja kerasmu . . . pasti akan membuahkan hasil.
Bahwa benar selama ini engkau hanya menggunakan sebagian kecil saja dari kemampuanmu yg kau miliki didalam dirimu. Kemampuan itu sedang menunggumu untuk kau eksplorasi . . .
Engkaulah sebenarnya penunggang kuda Nasibmu . . .
Terbayar sudah kelelahan itu, penat dan jenuh, hening dan galau . . .
Anakku lulus di USU . . . Alhamdulillah
Langganan:
Komentar (Atom)